Punya Ijazah Dari 243 Kampus Ini Gak Bisa Daftar PNS 2016.

Jobs
YABAMUSTI – BREAKING NEWS
Dinas Pendidikan nampaknya semakin ketat dalam menertibkan Sekolah ataupun Perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan,
Rangkaian hukuman yang diberikan pemerintah untuk perguruan tinggi non aktif terus bermunculan.

Selain sangksi larangan aktifitas belajar mengajar, Kini tambah lagi larangan pendaftaran ikut seleksi Calon Pegawai Neger Sipil (CPNS).

Dirjen Kelembagaan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti), Patdono Suwignjo menegaskan 243 kampus yang masuk daftar bermasalah (nonaktif) oleh Dikti tidak diterima ikut CPNS.

“Kalau digunakan untuk melamar CPNS tidak akan bisa karena BKN (Badan Kepegawaian Negara) tidak akan mengakuinya,” terang Patdono Rabu (07/10)
Menurutnya, sejak status kampus dicabut Kemenristek Dikti, ijazah yang dikeluarkan perguruan tinggi tersebut tidak sah.

Oleh karena itu, pelamar yang menggunakan ijazah dari 243 perguran tinggi bermasalah tidak akan mendapat pelayanan.

“Jadi bukan ijazahnya yang dicabut melainkan tidak akan diproses dan dilayani Kementristek Dikti. Sehingga, secara langsung akan merugikan pengelola dan mahasiswanya,” ujarnya seperti dilansir oleh harian metrosiantar.com

Dikatakan, selain kampus swasta, Kemenristek Dikti sudah menyiapkan pula sanksi bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang bermasalah.
“Bagi PTN yang bermasalah maka sanksi yang diberikan lebih berat dari PTS,” tegasnya.

Berikut ini daftar 243 Kampus yang dinonaktifkan:
1. STIT Tangerang Raya Yayasan Purgantorio Prop. Banten
2. STAI INSIDA Jakarta Timur Prop. D.K.I. Jakarta
3. STIT YAPIMA Muara Bungo Prop. Jambi
4. STIT YAPIS Manokwari Prop. Papua Barat
5. STAI Syarif Muhammad Raha, Muna, Sulawesi Tenggara Prop. Sulawesi Tenggara
6. STAI Al-Amanah Jeneponto, Sulawesi Selatan Prop. Sulawesi Selatan
7. STAI Ar-Rosyid Surabaya Prop. Jawa Timur
8. STAI Al-Qodiri Jember Prop. Jawa Timur
9. STAI Azzakiyah Ujungberung Bandung Prop. Jawa Barat
10. STIT Al-Hikmah Tebing Tinggi Sumatera Utara Prop. Sumatera Utara
11. STAI Al-Ikhlas Sidikalang, Dairi, Sumatera Utara Prop. Sumatera Utara
12. STAI Sultan Abdul Kahir Bima Prop. Nusa Tenggara Barat
13. STAI Raden Qosim Lamongan Prop. Jawa Timur
14. STAI Acprilesma Indonesia Prop. D.K.I. Jakarta
15. STEI Tiara Rawamangun Prop. D.K.I. Jakarta
16. Akademi kebidanan Meuligoe Nur Amin Prop. Aceh
17. Akademi Kebidanan Medica Bakti Nusantara
18. Akademi Keuangan Perbankan Nasional
19. Akademi Pertanian Iskandar Muda
20. Akademi Teknik Iskandar Muda
21. STIKES Bustanul Ulum Langsa Prop. Aceh
22. Universitas Darussalam Ambon Prop. Maluku
23. Akademi Teknologi Borneo Prop. Kalimantan Timur
24. Akademi Kebidanan Martapura Prop. Kalimantan Selatan
25. Akademi Bisnis Internasional Samarinda Prop. Kalimantan Timur
26. Akademi Pariwisata Nasional Samarinda Prop. Kalimantan Timur
27. ASMI KMPI Samarinda Prop. Kalimantan Timur
28. Akademi Manajemen Koperasi Barabai Prop. Kalimantan Selatan
29. STIE Prima Visi Prop. Kalimantan Timur
30. Sekolah Tinggi Bahasa Asing Dinamik Prop. Kalimantan Selatan
31. Politeknik Tri Dharma Prop. Sumatera Barat
32. Akademi Akuntansi Permata Harapan Batam
33. Akademi Bahasa Asing Permata Harapan
34. Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Gici
35. Akademi Bahasa Asing Jambi Prop. Jambi
36. Akademi Bahasa Asing Tanjung Pinang
37. Akademi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pekanbaru Prop. Riau
38. Akademi Telekomunikasi Indonesia Jambi
39. Akademi Bahasa Asing Alaska Padang Prop. Sumatera Barat
40. Akademi Teknik Taman Siswa Prop. Sumatera Barat
41. Akademi Teknologi Pratama Prop. Sumatera Barat
42. Akademi Sekretari Dan Manajemen Jambi
43. Akademi Manajemen Koperasi Graha Karya Prop. Jambi
44. Akademi Sekretari Dan Manajemen Indonesia Padang
45. Akademi Koperasi Sumbar
46. STIE Prakarti Mulya Prop. Riau
47. STIE Widyaswara Indonesia
48. STKIP Widyaswara Indonesia
49. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karimun Prop. Kepulauan Riau
50. Sekolah Tinggi Teknik Bentara Persada Batam
51. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Jambi Prop. Jambi
52. Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sumbar Prop. Sumatera Barat
53. Politeknik Internasional Indonesia Makassar Prop. Sulawesi Selatan
54. Akademi Kebidanan Gunung Sari Makassar
55. Akademi Kebidanan Graha Rabita Anugerah Prop. Sulawesi Selatan
56. Akademi Kebidanan Bambapuang Prima Persada
57. Akademi Keperawatan Pemda Sengkang Prop. Sulawesi Selatan
58. Akademi Parawisata Kendari
59. Akademi Teknik Otomotive Makassar Prop. Sulawesi Selatan
60. Akademi Pertambangan Makassar
61. Akademi Analis Kimia Yapika Makassar
62. Akademi Bahasa Asing Barakati Kendari Prop. Sulawesi Tenggara
63. ASMI Yapika Makassar
64. Akademi Pariwisata Dian Rana Rantepao
65. Akademi Pariwisata YPAG Makassar
66. Akademi Manajemen Perusahaan Makassar
67. STIKES Muhammadiyah Sidrap Prop. Sulawesi Selatan
68. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene Prop. Sulawesi Barat
69. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yapika Prop. Sulawesi Selatan
70. STMIK Samudra Bitung
71. Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata Tamalatea Makassar Prop. Sulawesi Selatan
72. Sekolah Tinggi Teknik Mekongga Kolaka
73. Sekolah Tinggi Teknologi Dirgantara Makassar
74. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Panca Bhakti Palu, Sulawesi Tengah
75. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Swadaya Manado Prop. Sulawesi Utara
76. STMIK Matuari Prop. Sulawesi Utara
77. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Budi Utomo Manado Prop. Sulawesi Utara
78. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Al Gazali Soppeng Prop. Sulawesi Selatan
79. Institut Kesenian Makassar Prop. Sulawesi Selatan
80. Universitas Indonesia Timur Prop. Sulawesi Selatan
81. Universitas Sari Putra Indonesia Tomohon Prop. Sulawesi Utara
82. Universitas Alkhairaat Prop. Sulawesi Tengah
83. Universitas Veteran Republik Indonesia Prop. Sulawesi Selatan
84. Akademi Manajemen Surya Mataram
85. Akademi Teknik Bima Prop. Nusa Tenggara Barat
86. STIKES Yahya Bima Prop. Nusa Tenggara Barat
87. Sekolah Tinggi Teknik Bima Prop. Nusa Tenggara Barat
88. STKIP Indonesia Kupang
89. Sekolah Tinggi Teknologi Dan Kejuruan Gianyar
90. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jembrana Prop. Bali
91. Sekolah Tinggi Ilmu Teknologi Kelautan
92. Universitas PGRI Kupang Prop. Nusa Tenggara Timur
93. AMIK Aji Jaya Baya Prop. Jawa Timur
94. Akademi Pariwisata Bhakti Wiyata Prop. Jawa Timur
95. Akademi Peternakan PGRI Jember Prop. Jawa Timur
96. Akademi Bahasa Asing Webb Prop. Jawa Timur
97. Akademi Teknik Nasional Sidoarjo Prop. Jawa Timur
98. Akademi Teknologi Industri Tekstil Surabaya Prop. Jawa Timur
99. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pemuda Prop. Jawa Timur
100. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pemnas Indonesia Prop. Jawa Timur
101. Sekolah Tinggi Teknik Widya Darma Prop. Jawa Timur
102. Sekolah Tinggi Teknik Budi Utomo Prop. Jawa Timur
103. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sunan Giri Prop. Jawa Timur
104. STKIP Tri Bhuwana Prop. Jawa Timur
105. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Satya Widya
106. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Artha Bodhi Iswara
107. Institut Sains Dan Teknologi Palapa
108. IKIP PGRI Jember Prop. Jawa Timur
109. IKIP Budi Utomo Prop. Jawa Timur
110. Institut Teknologi Pembangunan Surabaya
111. Universitas Kahuripan Kediri Prop. Jawa Timur
112. Universitas Cakrawala Prop. Jawa Timur
113. Universitas PGRI Ronggolawe Prop. Jawa Timur
114. Universitas Nusantara PGRI Kediri Prop. Jawa Timur
115. Universitas Teknologi Surabaya Prop. Jawa Timur
116. Universitas Bondowoso Prop. Jawa Timur
117. Universitas Mochammad Sroedji Prop. Jawa Timur
118. Universitas Darul ulum Prop. Jawa Timur
119. Politeknik Surakarta Prop. Jawa Tengah
120. Politeknik Jawa Dwipa
121. AMIK PGRI Kebumen Prop. Jawa Tengah
122 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Cilacap Prop. Jawa Tengah
123. Akademi Seni Rupa Dan Desain Akseri Prop. D.I. Yogyakarta
124. Akademi Teknologi Otomotif Nasional Prop. D.I. Yogyakarta
125. Akademi Sekretari Dan Manajemen Indonesia Bantul Prop. D.I. Yogyakarta
126. Akademi Keuangan Dan Perbankan YIPK Prop. D.I. Yogyakarta
127. Akademi Bahasa Asing YIPK Yogyakarta Prop. D.I. Yogyakarta
128. Akademi Kesejahteraan Sosial Tarakanita Prop. D.I. Yogyakarta
129. STMIK Pelita Nusantara Yogyakarta Prop. D.I. Yogyakarta
130. Politeknik LP3I Bandung Prop. Jawa Barat
131. Politeknik Manufaktur Igasa Pindad
132. Politeknik Industri Dan Niaga Bandung
133. Akademi Refraksi Optisi Polycore Indonesia
134. Akademi Kebidanan Al-Ishlah Cilegon Prop. Banten
135. Akademi Teknologi Telekomunikasi Bandung
136. AMIK PGRI Tangerang
137. Akademi Surtasdal-As Bogor Prop. Jawa Barat
138. Akademi Teknologi Aeronautika Siliwangi
139. Akademi Akuntansi Era 2020
140. Akademi Komunikasi Radio Dan Televisi Hutama
140. Akademi Komunikasi Radio Dan Televisi Hutama
141. Akademi Teknologi Bandung
142. Akademi Sekretari Dan Manajemen Al-Ma soem Prop. Jawa Barat
143. Akademi Teknologi Patriot
144. Akademi Kesenian Bogor Prop. Jawa Barat
145. Akademi Pariwisata Tadika Puri Prop. Jawa Barat
146. Akademi Bahasa Asing YPKK Tangerang Prop. Banten
147. Akademi Sekretari Dan Manajemen Bhakti
148. Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Yasika Prop. Jawa Barat
149. STIE ISM Prop. Banten
150. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah Depok Prop. Jawa Barat
151. Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Karawang
152. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gici Prop. Jawa Barat
153. Sekolah Tinggi Teknologi Pratama Adi Prop. Jawa Barat
154. Sekolah Tinggi Teknologi Geusan Ulun Prop. Jawa Barat
155. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Indonesia
156. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Dharma Andhiga Prop. Jawa Barat
157. Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Bekasi Prop. Jawa Barat
158. Sekolah Tinggi Teknologi Mitra Karya Prop. Jawa Barat
159. Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Cakrawala Prop. Jawa Barat
160. STMIK Triguna Utama Prop. Banten
161. STMIK Padjadjaran
162. Sekolah Tinggi Teknik Cikarang163. Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Bandung
164. Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Budi Bakti Prop. Jawa Barat
165. Sekolah Tinggi Teknologi Ar-rahmah Cianjur
166. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Putra Banjar Prop. Jawa Barat
167. STISIP Bina Putera Banjar Prop. Jawa Barat
168. Sekolah Tinggi Ilmu Teknik Bina Putra Prop. Jawa Barat
169. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana Tambun Prop. Jawa Barat
170. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon Prop. Jawa Barat
171. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharma Agung Bandung Prop. Jawa Barat
172. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adhy Niaga Prop. Jawa Barat
173. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pandu Madania Prop. Jawa Barat
174. STMIK Mikar Prop. Jawa Barat
175. Universitas Purwakarta Prop. Jawa Barat
176. Universitas Majalengka Prop. Jawa Barat
177. Akademik Kebidanan Sulih Bangsa, Prop.D.K.I. Jakarta
178. Politeknik Bunda Kandung Prop. D.K.I. Jakarta
179. Akademi Perekam Medis Dan Informasi Kesehatan
180. Akademi Sekretari Dan Manajemen Pitaloka
181. Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Yapri
182. AMIK Mpu Tantular
183. Akademi Akuntansi Bentara Indonesia Prop. D.K.I. Jakarta
184. AMIK Andalan Jakarta
185. Akademi Sekretaris ISWI Jakarta
186. Akademi Pertamanan Interstudi
187. Akademi Sekretari Dan Manajemen Purnama
188. Akademi Keuangan Dan Perbankan LPI
189. Akademi Keuangan Dan Perbankan YPK Prop. D.K.I. Jakarta
190. Akademi Akuntansi Artawiyata Indo-lpi Prop. D.K.I. Jakarta
191. STMIK Eresha Prop. D.K.I. Jakarta
192. Sekolah Tinggi Desain Interstudi Prop. D.K.I. Jakarta
193. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Santa Ursula Prop. D.K.I. Jakarta
194. STIBA Indonesia LPI Prop. D.K.I. Jakarta
195. STKIP Suluh Bangsa Prop. Banten
196. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dwipa Wacana Prop. D.K.I. Jakarta
197. STKIP Albana Prop. D.K.I. Jakarta
198. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha Prop. D.K.I. Jakarta
199. Sekolah Tinggi Manajemen Imni Prop. D.K.I. Jakarta
200. STISIP Pusaka Nusantara
201. Sekolah Tinggi Teknologi Kelautan Hatawana Prop. D.K.I. Jakarta
202. Sekolah Tinggi Manajemen Industri Indonesia
203. Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia
204. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nasional Indonesia
205. Sekolah Tinggi Keuangan Niaga & Negara Pembangunan Prop. D.K.I. Jakarta
206. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yapann Prop. D.K.I. Jakarta
207. STKIP Purnama Prop. D.K.I. Jakarta
208. Universitas Kejuangan 45 Jakarta Prop. D.K.I. Jakarta
209. Universitas Islam Attahiriyah Prop. D.K.I. Jakarta
210. Universitas Ibnu Chaldun Prop. D.K.I. Jakarta
211. Akademi Kebidanan Sapta Karya Prop. Sumatera Selatan
212. Akademi Keperawatan Sapta Karya Prop. Sumatera Selatan
213. Akademi Perikanan Wachyuni Mandira Prop. Sumatera Selatan
214. Akademi Analis Kesehatan Widya Dharma Prop. Sumatera Selatan
215. Akademi Akuntansi Unggulan SMB Palembang Prop. Sumatera Selatan
216. STKIP Sera Prop. Sumatera Selatan
217. Politeknik Wilmar Busnis Indonesia Prop. Sumatera Utara
218. Politeknik Yanada Prop. Sumatera Utara
219. Politeknik Trijaya Krama Prop. Sumatera Utara
220. Politeknik Tugu 45 Medan Prop. Sumatera Utara
221. Politeknik Profesional Mandiri Prop. Sumatera Utara
222. Akademi Kebidanan Eunice Rajawali Binjai Prop. Sumatera Utara
223. Akademi Kebidanan Dewi Maya Prop. Sumatera Utara
224. Akademi Kesehatan Lingkungan Binalita Sudama Prop. Sumatera Utara
225. Akademi Kebidanan Jaya Wijaya Prop. Sumatera Utara
226. AMIK Intelcom Global Indo Kisaran Prop. Sumatera Utara
227. Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Medan Prop. Sumatera Utara
228. AMIK Stiekom Sumatera Utara Prop. Sumatera Utara
229. Akademi Sekretari Manajemen Lancang Kuning Prop. Sumatera Utara
230. Akademi Teknologi Lorena Prop. Sumatera Utara
231. Akademi Manajemen Gunung Leuser Prop. Sumatera Utara
232. Akademi Pertanian Gunung Sitoli Prop. Sumatera Utara
233. Akademi Keuangan Perbankan Swadaya Medan Prop. Sumatera Utara
234. Sekolah Tinggi Kelautan Dan Perikanan Indonesia Prop. Sumatera Utara
235. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Riama Prop. Sumatera Utara
236. Sekolah Tinggi Teknik Graha Kirana Prop. Sumatera Utara
237. Sekolah Tinggi Teknik Pelita Bangsa Prop. Sumatera Utara
238. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Benteng Huraba Prop. Sumatera Utara
239. Sekolah Tinggi Bahasa Asing Swadaya Medan Prop. Sumatera Utara
240. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Swadaya Medan Prop. Sumatera Utara
241. STKIP Riama Prop. Sumatera Utara
242. Universitas Setia Budi Mandiri Prop. Sumatera Utara
243. Universitas Preston Indonesia Prop. Sumatera Utara

Coba dicheck sekali lagi apakah Kampus kalian tarmasuk di Daftar diatas ?
Silahkan Share/Bagikan agar semakin Banyak Teman/Kerabat yang tahu informasi ini. Terima kasih !

Iklan

Lembaga Kursus dan Pelatihan

1. Apa yang dimaksud dengan LKP?
Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) adalah salah satu bentuk satuan Pendidikan Nonformal yang diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan/ atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

2. Apa dasar pendirian LKP?
Dasar pendirian Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) adalah Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem pendidikan Nasional,
– Pasal 50 tentang Pengelolaan Pendidikan Ayat (3) Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu satuan pendidikan pada semua jenjang pendidikan untuk dikembangkan menjadi satuan pendidikan yang bertaraf internasional.
– Pasal 52 Ayat (1) Pengelolaan satuan pendidikan nonformal dilakukan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan/atau masyarakat. Ayat (2) Ketentuan mengenai pengelolaan satuan pendidikan nonformal sebagai-mana dimaksud dalam ayat (1) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.
– Pasal 53 Ayat (1) Penyelenggara dan/ atau satuan pendidikan formal yang didirikan oleh Pemerintah atau masyarakat berbentuk badan hukum pendidikan. Ayat (2) Badan hukum pendidikan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) berfungsi memberikan pelayanan pendidikan kepada peserta didik. Ayat (3) Badan hukum pendidikan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) berprinsip nirlaba dan dapat mengelola dana secara mandiri untuk memajukan satuan pendidikan. Ayat (4) Ketentuan tentang badan hukum pendidikan diatur dengan Undang-undang tersendiri.
– Pasal 62 tentang pendirian satuan pendidikan. Ayat (1) Setiap satuan pendidikan formal dan nonformal yang didirikan wajib memperoleh izin Pemerintah atau Pemerintah Daerah. Ayat (2) Syarat-syarat untuk memperoleh izin meliputi isi pendidikan, sarana dan prasarana pendidikan, pembiayaan pendidikan, sistem evaluasi dan sertifikasi serta manajemen dan proses pendidikan.
– Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
– Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah
– Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
– Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 1998 tentang Pembinaan Kursus dan Pelatihan Kerja
– Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 261 /U/1999 tentang Penyelenggaraan Kursus

LOGO_LKP BAROENA_YABAMUSTI

Evaluasi Kinerja LKP

Evaluasi Kinerja Lembaga Kursus dan Pelatihan
Kebijakan pembangunan pendidikan nasional diarahkan untuk mewujudkan pendidikan yang berkeadilan, bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Upaya mewujudkan tujuan tersebut maka dalam penyelenggaraan pendidikan nasional bertumpu pada 5 misi pendidikan: 1) ketersediaan berbagai program layanan pendidikan; 2) biaya pendidikan yang terjangkau bagi seluruh masyarakat; 3) semakin berkualitasnya setiap jenis dan jenjang pendidikan; 4) tanpa adanya perbedaan layanan pendidikan ditinjau dari berbagai segi; dan 5) jaminan lulusan untuk melanjutkan dan keselarasan dengan dunia kerja.

Berdasarkan data Nomor Induk Lembaga Kursus (NILEK) online, jumlah Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), tercatat sebanyak 18.838 lembaga (per 4 Februari 2015). NILEK online menyajikan data tentang identitas dan program yang dikelola LKP, tetapi belum mampu mengungkap kondisi kinerja lembaga yang bersangkutan, sehingga sulit untuk memetakan lembaga-lembaga tersebut berdasarkan kinerjanya. Oleh karena itu diperlukan data dan informasi sebagai dasar bagi Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan untuk memberikan pola pembinaan dan bantuan yang tepat sesuai kebutuhan lembaga.

Evaluasi kinerja LKP dimulai pada tahun 2009 dengan menggunakan instrumen tertulis. Seiring dengan perkembangan teknologi serta mempertimbangkan faktor efisiensi dan efektivitas, maka pada tahun 2011 telah dilakukan perubahan yang signifikan dengan digunakannya evaluasi kinerja SISTEM ONLINE. Sistem ini secara terus menerus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan sehingga semakin mudah, hasilnya lebih valid dan obyektif.

Program evaluasi kinerja kursus dan pelatihan sangat penting dan strategis untuk memberikan gambaran peta kondisi kinerja LKP, yang dapat dijadikan dasar untuk memperbaiki program pembinaan LKP dalam rangka peningkatan kapasitas manajemen, penjaminan mutu LKP sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat, penetapan Tempat Uji Kompetensi (TUK), dan pertimbangan pengajuan akreditasi bagi LKP oleh BAN-PNF.

Dasar Hukum
Secara umum dasar hukum pelaksanaan Evaluasi Kinerja Lembaga Kursus dan Pelatihan tahun 2015 adalah:

– Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU No 20/2003; Pasal 59 (1) Pemerintah dan pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap pengelola, satuan, jalur, jenjang, dan jenis pendidikan);
– Peraturan Pemerintah Nomor 66 tahun 2010 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.
– Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Pendidikan
– Pasal 1 (25) Evaluasi pendidikan adalah kegiatan pengendalian, penjaminan, dan penetapan mutu pendidikan terhadap berbagai komponen pendidikan pada setiap jalur, jenjang, dan jenis pendidikan sebagai bentuk pertanggung jawaban penyelenggaraan pendidikan.
– Pasal 2 (2) Untuk penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan sesuai dengan standar nasional pendidikan dilakukan evaluasi, akreditasi dan sertifikasi.
– Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81 tahun 2013 tentang Pendirian satuan Pendidikan Nonformal,
– Bab III Pasal 5 (2) (d). Keterangan kepemilikan atau kuasa penggunaan tempat pembelajaran selama 3 (tiga) tahun. (e) Dalam hal Pendiri adalah badan hukum, Pendiri melampirkan Surat Penetapan Badan Hukum dari Kementerian di bidang Hukum.
– Pasal 5 (3) Persyaratan teknis berupa dokumen Rencana Pengembangan Satuan Pendidikan dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan.
– Pasal 6 (4) Kepala Dinas menerbitkan Izin Pendirian Satuan PNF.

Tujuan
Evaluasi kinerja lembaga kursus dan pelatihan bertujuan untuk:

– Memperoleh data dan informasi berkaitan dengan kinerja lembaga kursus dan pelatihan dalam melaksanakan program-programnya dalam kurun waktu tertentu sebagai bentuk penjaminan mutu LKP.
– Mengkategorikan lembaga kursus dan pelatihan berdasarkan kinerja yang dicapai oleh setiap lembaga;
– Menetapkan kebijakan program pembinaan kursus dan pelatihan sesuai dengan kebutuhan lembaga, sehingga pembinaan yang dilakukan oleh pemerintah dapat tepat guna dan tepat sasaran.

Manfaat
Evaluasi kinerja LKP bermanfaat sebagai dasar dalam:

– Pemetaan LKP di seluruh Indonesia berdasarkan kategori kinerja yang dicapai;
– Penetapan LKP yang dapat diprioritaskan sebagai training provider untuk mengelola dana bantuan sosial program pendidikan kecakapan hidup dan program-program Ditbinsuslat;
– Penetapan LKP yang dapat diprioritaskan menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK);
– Bahan pertimbangan dalam proses klasifikasi LKP;
– Pengembangan program pembinaan yang tepat sesuai dengan kebutuhan lembaga dalam rangka meningkatkan kinerja LKP;
– Evaluasi diri dan pengembangan (self evaluation and improvement) LKP;
– Penjaminan mutu layanan LKP terhadap masyarakat.

Kriteria Sasaran EK-LKP
Sasaran pelaksanaan evaluasi kinerja LKP adalah LKP yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

– Memiliki ijin penyelenggaraan kursus dan pelatihan yang diterbitkan Dinas Pendidikan atau badan yang menangani perizinan pendidikan di tingkat kabupaten/kota.
– Bukan lembaga yang bergabung dengan satuan pendidikan non formal atau formal lainnya dengan struktur dan sarana yang menyatu dengan satuan pendidikan non formal atau formal tersebut.
– Sudah memiliki NILEK (lihat di http://www.infokursus.net).
– Sudah beroperasi minimal selama 3 tahun dan aktif menyelenggarakan kursus secara terus menerus.
– LKP yang menjadi sasaran evaluasi kinerja adalah LKP yang belum pernah dievaluasi kinerjanya atau yang telah dievaluasi kinerja dan habis masa berlakunya. (sumber: infokursus.net)

Evaluasi Kinerja LPA Mustika 2015

Assalamu’alaikum, Wr Wb

Terima kasih kepada Bu Maria sebagai tim asesor penilai kinerja dari BP PAUDNI Regional I Medan, yang telah mengunjungi Lembaga Pendidikan Akupunktur (LPA) Mustika (Yayasan Baroena Mustika Indonesia) Aceh Tamiang. Dalam Rangka Evaluasi Kinerja LKP tadi siang, Senin, 14 Desember 2015, di Kantor LPA Mustika, Jln. Kp. Serong No.4 – Paya kulbi – Kec. Karang Baru – Aceh Tamiang.
Semoga hasil penilaian kinerja dari Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan nantinya, dan saran-saran yang ibu sampaikan kepada kami, bisa lebih meningkatkan kinerja lembaga kami dimasa yang akan datang…Aamiin yaa rabbal ‘alamiin…

Terimakasih juga untuk dukungannya dari Kabid PLS Dinas Pendidikan Aceh Tamiang Pak Son Arismen, beserta staf nya yang telah terus mendukung dan memantau aktifitas LPA Mustika selama ini, semoga dukungan dari PLS Disdik Atam akan tetap diberikan kepada kami dimasa yang akan datang dalam bentuk apapun.

Spesial thanks juga kami sampaikan kepada Ibu Susilawati, pimpinan LKP Kasih Ibu di Bireun, yang telah memberikan informasi yang kami butuhkan, sehingga akhirnya, ibu Susi dan Ibu Maria dari BP PAUDNI Regional I Medan bersedia turun ke Aceh Tamiang untuk melaksanakan Evaluasi Kinerja LKP, di akhir tahun 2015 ini. Andai informasi yang kami terima terlambat, mungkin kami terpaksa harus menunggu kuota Evaluasi Kinerja di tahun depan.

Sekali lagi trims ya bu Susilawati… Salam sukses dan bahagia untuk ibu dan keluarga di Bireun…
Wassalamu’alaikum, Wr Wb
Pimpinan LPA Mustika

(Tabib Adriansyah Akupunktur)
1013141517

Masa Depan Bukanlah Suatu Tempat, Melainkan Suatu Keadaan Yang Sedang Kita Ciptakan.

Desert
14 Hal yang perlu di ketahui tentang Pikiran Plus terjemahan sebuah Surah Kalam Illahi.
1. Seorang manusia yang berpikir dan mengetahui cara berpikir, selalu dapat mengalahkan sepuluh orang yang tidak berpikir dan tiadak mengetahui cara berpikir. (Goerge Bernard Shaw)
2. Pikiran memiliki kekuatan seperti angin, tidak terlihat tapi anda bisa merasakan efeknya. (Seth Jane Robert)
3. Semua sumber daya yang kita butuhkan, ada dalam pikiran kita. (Theodore Rosevelt)
4. Pikiran bukan bejana untuk di isi, tetapi api untuk dinyalakan. (Plutarch)
5. Janganlah hanya menggunakan otak yang kita miliki, melainkan juga semua otak yang dapat kita pinjam. (Woodrow Wilson)
6. Kuasai pikiranmu, kamu akan dapat melakukan apapun yang kamu inginkan dengan pikiran tersebut. (Plato)
7. Kewenangan adalah milik pikiran. Ubahlah pikiran, anda akan mengubah kehidupan. (J.P. Vaswani)
8. Siapa diri anda dan dimana anda berada, ditentukan oleh apa yang masuk kedalam pikiran anda. Anda dapat mengubah siapa anda dan dimana anda, dengan mengubah apa yang masuk kedalam pikiran anda. (Zig Ziglar)
9. Masing masing dimudahkan sesuai takdirnya, maka Rasulullah memerintahkan untuk berbuat dan melarang pasrah kepada takdir. (HR: Muslim)
10. Segala sesuatu yang bisa dibayangkan dan bisa diterima oleh pikiran kita, bisa menjadi kenyataan. (Andrew Carnegie)
11. Tidak ada satu pun kejadian yang terjadi karena kebetulan. (Bob Proctor)
12. Orang yang paling miskin adalah orang yang tidak mempunyai impian. (Zig Ziglar)
13. Akal budi adalah kekuatan dan senjata kita yang maha dahsyat. (Alexander Lebed)
14. Saya tahu tak terhitung orang yang belajar, namun mereka tak pernah berpikir. (Wilson Miher)
15. Demi Masa. Sesungguhnya manusia itu benar benar dalam kerugian. Kecuali orang orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati dalam menetapi kebenaran. (QS:103:1-3)

SIAPAKAH DIRI KITA…???

Kalimat Bijak
Sebuah Renungan untuk diri pribadi…

SIAPAKAH DIRI KITA…???
Ku kutip dari Youtube

Diruang tunggu sebuah bandara, seorang ibu muda terlihat sedang menunggu pesawat yang akan menerbangkan dirinya.

Karena harus menunggu begitu lama, ia memutuskan membeli buku untuk dibaca . Ia juga nmembeli sebungkus biskuit sekadar camilan dirinya disaat menunggu pesawat.

Ia kemudian duduk di salah satu kursi diruang tunggu VIP. Sambil bersandar, ia mulai membuka dan membaca buku yang di pegangnya.

Di kursi sebelah yang hanya dipisahkan oleh sebuah meja kecil, yang diatasnya tersaji sebungkus biskuit.duduklah seorang pria. Pria tersebut terlihat mulai membaca majalah.

Ketika si ibu muda mengambil sepotong biskuit dari bungkusan yang terletak diatas meja, pria itu pun mengambil sepotong juga.

Si ibu muda merasa terganggu dengan perbuatan pria tersebut namun ia diam saja.
Ia cuma bisa bergumam dalam hati, “ Huuhh…Sangat menyebalkan..! Ingin rasanya ku tampar mukanya…”

Setiap si ibu muda mengambil sepotong biskuit, pria itu pun melakukan hak yang sama, sambil tersenyum kepada si ibu muda.
Perbuatan pria tersebut benar-benar mengundang geram si ibu muda…!!!

Namun ia tidak bereaksi apa-apa, cuma bisa menyimpan kedongkolannya dalam dada.
Ketika biskuit tersisa satu potong,si ibu muda bergumam, “ Coba…aku ingin lihat apa yang akan dilakukannya…???”

Kemudian pria itu mengambil biskuit yang tinggal satu, dan membelahnya. Ia mengambil separo, dan mempersilahkan si ibu muda untuk menikmati yang separohnya lagi.

Benar-benar keterlaluan…!!!
kini kekesalan si ibu muda, benar-benar memuncak…!!!
Ia segera mengemasi barang-barangnya dan meninggalkan tempat duduk tersebut, pindah ke ruang keberangkatan (Boarding Room).

Ketika ibu muda duduk dalam pesawat, ia membuka tas jinjingnya untuk mengambil kaca mata.
Betapa terkejutnya dia…!!!
Ternyata bungkusan biskuit miliknya, ada di tas jinjing….Masih utuh.!

Ibu muda itu kini merasa menyesal, ia benar-benar merasa malu…!!
Ia merasa bersalah…
Ia mengira biskuit yang dimakan tadi miliknya…
Ternyata bukan…!!!

Pria tadi membagi biskuit miliknya kepada si ibu muda, tanpa merasa marah, terganggu ataupun merasa rugi…sementara si ibu muda merasakan sebaliknya,

Ia merasa bahwa biskuit itu miliknya yang telah di serobot oleh pria tersebut, dan menyangka,,,betapa si pria tersebut telah berbuat kurang ajar dan melecehkannya.

Kawan-kawan ku yang berbahagia,

Ada empat hal yang tidak dapat di raih kembali…
– Batu … Setelah di lempar…!
– Kata-kata… Setelah di ucapkan…!
– Kesempatan… Setelah berlalu…!
– dan Waktu… Setelah beranjak pergi…!

# Selamat beristirahat kawan…Semoga tidur kalian malam ini, di hiasi mimpi indah, agar bisa terlelap dalam kedamaian insani yang sedang mati suri #
(Paya Kulbi, tanggal tiga bulan desember tahun dua ribu lima belas, tengah malam)